Cari :     

Highlight
 

Agenda
 
Tanggal: 22-07-2008
Pekan Padi Nasional III
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Sukamandi
Tanggal: 08-05-2008
Seminar Puslitbang Tanaman Pangan
Puslitbangtan
Bogor

InfoTEK
 
Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi
Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu Kedelai
Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu Jagung
Pengelolaan Tanaman Terpadu Jagung
Teknologi Produksi Ubikayu Mendukung Industri Bioetanol

[ Lainnya ]  

 
Home

UBI JALAR KAYA ANTOSIANIN

Bagi kesehatan sekarang jangan pernah lagi menyia-nyiakan ubi jalar karena khasiatnya lebih dahsyat untuk menjaga kesehatan tubuh. Bahan pangan ini mulai banyak diminati konsumen karena mempunyai komposisi gizi yang baik dan memiliki fungsi fisiologis tertentu bagi kesehatan tubuh. Keberadaan senyawa antosianin pada ubijalar yaitu pigmen yang terdapat pada ubijalar ungu  dapat berfungsi sebagai komponen pangan sehat dan paling komplet. Sekelompok Antosianin yang tersimpan dalam ubi jalar mampu menghalangi laju perusakan sel radikal bebas akibat Nikotin, polusi udara dan bahan kimia lainnya. Antosianin berperan dalam mencegah terjadinya penuaan, kemerosotan daya ingat dan kepikunan, polyp, penyakit jantung koroner, penyakit kanker dan penyakit-penyakit degeneratif, seperti arteosklerosis. Selain itu, antosianin juga memiliki kemampuan sebagai antimutagenik dan antikarsinogenik terhadap mutagen dan karsinogen yang terdapat pada bahan pangan dan olahannya, mencegah gangguan pada fungsi hati, antihipertensi dan menurunkan kadar gula darah (antihiperglisemik). Hampir semua zat gizi yang terkandung dalam ubi jalar ungu mendukung kemampuannya memerangi serangan jantung koroner.

Ubi jalar yang termasuk umbi-umbian murah ini jarang masuk dalam menu keluarga kita, padahal di dapur Barat dan Asia Timur Raya seperti Jepang, ubi jalar merupakan primadona dan harga yang relatif mahal. Pada perayaan hari besar, seperti Natal dan Thanksgiving Day, penduduk AS lazim membuat sajian eksklusif dari ubi jalar seperti cake, kue kering, pure pelengkap steak atau salad, es krim, puding, muffin, souffle, pancake, kroket, sup krim, maupun sebagai taburan hidangan panggang (au gratin ).

Diversifikasi pangan baru sebatas anjuran, realisasinya belum banyak dilaksanakan. Pejabat pemerintah harus berani menganjurkan kalau sedang rapat makanannya dari umbi-umbian termasuk telo. Litbang Pertanian saat ini sudah menganjurkan bahwa sebaiknya snack dalam rapat menampilkan menu dari pangan.

Sehubungan dengan semakin meningkatnya permintaan ubijalar kaya antosianin maka perlu diciptakan varietas unggul ubijalar kaya antosianin yang lebih banyak agar petani/konsumen dapat memilih varietas yang sesuai kebutuhan pasar. Pembentukan varietas unggul ubijalar kaya antosianin  dapat dilakukan melalui program pemuliaan konvensional yaitu melalui koleksi, introduksi dan hibridisasi dilanjutkan dengan pengujian daya hasil serta uji adaptasi dan stabilitas hasil. Kandungan pigmen antosianin dikendalikan secara genetis oleh allel dominan sehingga akan dapat diwariskan pada turunannya. Beberapa calon varietas ubi jalar kaya antosianin yang sedang diteliti oleh Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian adalah Ayamurasaki, Yamagawamurasaki, MSU 01022-12, MSU 01008-16, MSU 01016-19.

Berita Lainnya:

SIPADI SIAP BANTU PETANI GENJOT PRODUKSI PADI Ada kabar baik buat petani dan pengambil kebijakan di bidang pertanian yang sangat menginginkan hasil produksi padi lebih meningkat dari biasanya. Kabar tersebut berasal dari hasil riset yang dikembangkan Prof A Karim Makarim, peneliti Puslitbang Ta...
[ Selengkapnya ]

PENINGKATAN PRODUKSI KEDELAI DI LAHAN PASANG SURUT MELALUI PENDEKATAN PTT Kedelai saat ini menjadi polemik, ramai dibicarakan pada berbagai tataran sosial masyarakat. Perusahaan tahu tempe di berbagai daerah kesulitan bahan baku dan harganya juga naik 2 kali lipat. Kelangkaan kedelai terjadi karena kurangnya pasokan di pas...
[ Selengkapnya ]

Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) di Pontianak, 1 - 6 September 2006 Gelar Teknologi Tepat Guna di Pontianak menampilkan primadona Bahan Bakar Nabati (BBN) dari Tanaman Jarak Pagar, Kelapa Sawit, Ubikayu sebagai bahan bio-ethanol dan Biogas kotoran sapi
[ Selengkapnya ]

Seminar dan Ekspose Inovasi Teknologi Jagung Mendukung Revitalisasi Pertanian Jagung merupakan palawija penting, baik untuk pangan maupun pakan. Sekitar 51,4% bahan pakan menggunakan jagung dan sekitar 55 buah industri pakan dengan kapasitas produksi terpasang 11,1 juta ton, membutuhkan jagung sebesar 5,6 juta ton per tahun. ...
[ Selengkapnya ]

Kedelai "Burangrang" diminati petani Lampung Tengah Temu lapang PTT kedelai di lahan kering sangat diminati petani setelah melihat bukti pertanaman di lapang. Tanam kedelai masih menguntungkan menurut petani dan merasa kurang memperoleh informasi untuk meningkatkan produktivitas. Karenanya kedelai aka...
[ Selengkapnya ]

Galur Harapan Padi Ketan Putih Berpotensi Hasil Tinggi dan Berumur Genjah Beras ketan memang bukan bahan makanan utama, meski demikian beras ini tetap dibutuhkan masyarakat. Dengan kandungan amilosa yang rendah - sekitar 0-9% - dan seiring meningkatnya jumlah penduduk serta berkembangnya pola konsumsi berbahan pokok beras ...
[ Selengkapnya ]



Peta Situs | Kontak Kita | ©2007 Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan